Oleh : Nurfauziah, Mahasiswi Pendidikan Matematika UIN Alauddin Makassar
Semua orang bisa menjadi guru, namun tidak semua guru bisa profesional. Kalimat inilah yang sering kita dengar dari mulut para dosen pendidikan di fakultas pendidikan. Namun saat membaca judul essay yang diharuskan diikutkan menjadi lampiran dalam surat lamaran pada sebuah institute, “Kiat menjadi guru profesional dan islami”, saya tergelitik. Ternyata tidak semua guru profesional itu bisa menjadi guru islami. Walaupun kenyataannya guru tersebut adalah seorang yang beragama islam. Menjadi guru adalah sebuah pilihan profesi, terutama mereka yang berlatar belakang fakultas pendidika. Sebab tidak semua lulusan fakultas pendidikan memilih profesi menjadi seorang guru, dan tidak semua orang non pendidikan tidak memilih guru menjadi profesi mereka.
Menjadi profesional adalah tuntutan jabatan, pekerjaan ataupun profesi. Profesional (dari bahasa Inggris) berarti ahli, pakar, mumpuni dalam bidang yang digeluti. Berarti seorang guru yang profesional adalah guru yang telah mumpuni dalam hal mengajar mengajar. Tidak hanya sekedar mengajar tetapi Memiliki kemampuan intelektual yang memadai, Kemampuan memahami visi dan misi pendidikan, Keahlian mentrasfer ilmu pengetahuan atau metodelogi pembelajaran, Memahami konsep perkembangan anak/psikologi perkembangan, Kemampuan mengorganisir dan problem solving, Kreatif dan memiliki seni dalam mendidik. Menjadi guru profesional yang islami adalah sebuah tantangan bagi kita yang beragama islam. Apalagi saat ini pemerintah kita telah menggalakkan pendidikan berkarakter, pendidikan yang disentuh dengan nilai-nilai islam. Lalu bagaimanakah kiat menjadi seorang guru profesional yang islami itu?
Adapun kiat menjadi seorang guru profesional yang islami
1. Milikilah komitmen pada peserta didik serta proses belajarnya, menguasai secara mendalam bahan ajar yang kita akan sampaikan.
2. Milikilah rasa tanggung jawab memantau kemampuan peserta didik melalui teknik evaluasi serta mampu berfikir sistematis dalam melakukan tugas sebagai pengajar
3. Terapkan ajaran islam saat mengajar. Islam mengajarkan kita menutup aurat, maka dalam bernampilan sehari-hari di depan para murid kita harus menutup aurat. Islam mengajarkan kita bertutur kata yang baik dan sopan, maka di hadapan para murid kita harus menjaga ucapan kita, tidak kasar dalam mendidik, dan sebagainya;
4. Mengajarkan materi pelajaran dengan mengaitkannya dengan alam sebagai cipataan Allah dan juga mengaitkannya dengan ilmu-ilmu islam. Sesorang yang berprofesi sebagai guru matematika misalnya, dapat menjelaskan materi teorema pythagoras dengan kewajiban sholat harus menghadap kiblat. Arah kiblat yang belum diketahui dapat ditentukan dengan menggunakan teorema pythagoras.
5. Ajaklah peserta didik untuk mengajarkan kepada teman yang lain atau keluarga apa yang telah mereka pelajari, dengan memotivasi bahwa orang mempelajari suatu ilmu lalu mengajarkannya akan mendapat derajat yang tinggi
Berniatlah menjadi guru yang islami sebagai salah satu jalan kita dalam berdakwah. Semua orang bisa menjadi guru, dan tidak semua guru bisa profesional, di antara guru yang profesional tidak semua bisa menjadi guru yang islami. Menjadi guru profesional yang islami adalah pilihan! Pilihlah jalan terbaik untuk mendapatkan syurga.
Read Users' Comments (0)












